Jurnal Pena Islam https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/penaislam <p><strong>Jurnal Pena Islam</strong> merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok. Jurnal ini mengkhususkan pada pengkajian ilmu - ilmu tarbiyyah, syari’ah dan kajian umum keislaman. Pengelola menyambut baik kontribusi dalam bentuk artikel dari para ilmuwan, sarjana, professional dan peneliti untuk dipubli-kasikan dan disebarluaskan. Seluruh artikel yang dipubli-kasikan dalam jurnal ini merupakan pandangan dan pemikiran dari para penulisnya dan tidak mewakili jurnal ini.</p> STAI Al Qudwah id-ID Jurnal Pena Islam 2777-0125 TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP AKAD IJARAH https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/penaislam/article/view/163 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik akad ijarah pohon<br>kelapa sawit serta tinjauan hukum islam terhadap praktik sewa - menyewa pohon<br>kelapa sawit di Desa Tangun.</p> <p><br>Penelitian ini merupakan studi kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa<br>studi lapangan dan studi kepustakaan. Studi lapangan meliputi wawancara secara<br>langsung bersama para pihak penyewa kebun dan pemilik kebun. Studi kepustakaan<br>dilakukan dengan mengkaji buku-buku dan artikel.</p> <p><br>Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa praktik akad ijarah kebun<br>kelapa sawit di Desa Tangun jika di tinjau dari dari segi subjek dan shigat akad<br>maka sudah sesuai dengan ketentuan hukum islam karena kedua belah pihak yang<br>melakukan akad ijarah telah memenuhi rukun dan syarat ijarah, ditambah lagi<br>adanya kesepakatan dan kerelaan antara kedua belah pihak yang melakukan akad<br>sewa-menyewa kebun kelapa swit tersebut.</p> <p>Namun apabila ditinjau dari objek akad atau manfaatnya, ditemukan belum sesuai dengan ketentuan hukum islam dikarenakan objek kebun kelapa sawit tidak langsung bisa dimanfaatkan oleh pihak penyewa yang harus menunggu masa panen dan kemudian menjualnya. Hal ini dapat menimbulkan kerugian antara salah satu pihak yang melakukan akad, jika harga sawit mengalami penurunan atau sawit terkena hama. Padahal dalam ketentuan hukum islam salah satu syarat sahnya suatu akad ijarah adalah manfaat dari sewa - menyewa tersebut harus jelas dan dapat diserah terimakan.<br><br></p> Amang Syafrudin Sardianto Andi Ridwan Akbar Nandar Sunandar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pena Islam 2026-06-17 2026-06-17 6 1 1 8 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PULAU SERIBU MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN DAN EKONOMI SYARIAH https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/penaislam/article/view/164 <p>Program pengabdian masyarakat ini di Pulau Tidung difokuskan pada pemenuhan beberapa kebutuhan masyarakat setempat, khususnya di bidang pendidikan agama, kesadaran digital, kesejahteraan sosial, dan kepedulian lingkungan. Tujuan utamanya adalah membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, membimbing siswa dalam memahami nilai-nilai moral dan risiko digital, mendukung keluarga melalui pendidikan parenting, serta berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan pulau tersebut. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti sesi TPA, mentoring di sekolah, seminar tentang pinjaman online, judi online, dan pariwisata halal, bantuan sosial untuk anak yatim, bazaar, pengelolaan perpustakaan, penanaman mangrove, dan kerja bakti kebersihan lingkungan.</p> <p>Evaluasi dilakukan melalui observasi, penilaian singkat, pemantauan partisipasi, serta masukan dari mitra lokal. Hasil program menunjukkan perbaikan yang nyata: anak-anak menjadi lebih percaya diri dalam membaca Al-Qur’an, siswa memahami bahaya penyalahgunaan digital, orang tua memperoleh wawasan baru tentang pengasuhan anak secara Islami, serta kondisi lingkungan membaik dengan ditanamnya 500 bibit mangrove.Meskipun menghadapi beberapa tantangan, seperti perubahan cuaca, keterbatasan waktu, dan kendala logistik, program ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat Pulau Tidung.</p> Wahyu Bhekti Prasojo Zahidah Rosyidah Zulfa Nafiszh Kamilah Rangga Ananta Bhakti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pena Islam 2026-06-17 2026-06-17 6 1 9 23 PENDAMPINGAN UMKM BERBASIS KEWIRAUSAHAAN SYARIAH MELALUI PROGRAM PERKASA DI BMT HUWAIZA KOTA DEPOK https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/penaislam/article/view/165 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendampingan UMKM berbasis kewirausahaan syariah melalui Program PERKASA di BMT Huwaiza Kota Depok serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap penguatan kapasitas usaha pelaku UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis pengabdian masyarakat dengan model pendampingan partisipatif. Subjek penelitian terdiri atas 40 pelaku UMKM anggota BMT Huwaiza di Kecamatan Limo, Kota Depok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan pendampingan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PERKASA berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terkait mental kewirausahaan, pengelolaan keuangan sederhana, dan pemanfaatan pembiayaan syariah sebagai sarana pengembangan usaha. Pendampingan yang dilakukan secara partisipatif juga mendorong keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam proses pembelajaran, penguatan kapasitas usaha, dan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan UMKM berbasis ekonomi syariah yang mengintegrasikan aspek edukasi, pendampingan usaha, dan literasi keuangan syariah dalam satu kerangka pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi dan keberlanjutan usaha.</p> Nurhadi Namah Purnamasari Laelah Purnamasari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pena Islam 2026-06-17 2026-06-17 6 1 24 39 KEPEMIMPINAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/penaislam/article/view/167 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan dan manajerial kepala sekolah di SDIT Rahmatan Lil Alamin Kab. Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, dimana teknik pengumpulan data yang dipakai berupa metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, sepuluh orang guru, dan dua orang karyawan serta ketua yayasan. Penelitian ini dilakukan pada agustus - oktober 2023.</p> <p>Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan manajerial Kepala Sekolah cukup baik dan sudah sesuai dengan tupoksinya. kepala sekolah menggunakan tipe kepemimpinan situasional dan secara manajerial sudah baik seperti keterampilan dan kecakapan dalam merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengendalikan maupun menganalisis setiap masalah.</p> <p>Kesimpulan yang diperoleh terkait kepemimpinan manajerial kepala sekolah sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kedisiplinan dan kehadiran guru - guru, koordinasi antara yayasan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah maupun guru-guru, serta kepala sekolah juga turut memantau dan ikut terlibat dalam setiap aktifitas yang di adakan oleh sekolah.</p> Jamilullah Muhammad Sahi Kholid Anwar Hidayat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pena Islam 2026-06-17 2026-06-17 6 1 40 50 AKTUALISASI PEMAHAMAN HADIS TALAK KETIKA HAID DALAM PERSEKTIF PARA ULAMA DAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/penaislam/article/view/166 <p>Penelitian ini mengkaji tentang aktualisasi pemahaman hadis tentang penjatuhan talak yang dilakukan oleh suami ketika isteri dalam keadaan haid. Penjatuhan talak tersebut dalam kajian hukum Islam masuk ke dalam perceraian yang dilarang (bid’i). Sedangkan proses perceraian di Indonesia sendiri sudah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan melihat bagaimana kedudukan hadis yang berkaitan dengan talak bid’i. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hadis tersebut menyebabkan ikhtilaf baik dari kalangan para ulama terkait dengan keabsahan talak yang dilakukan dalam kondisi haid. Sedangakan untuk aktualisasi hadis tersebut dalam peraturan perundang-undangan tidak berlaku, karena pada dasarnya perceraian harus dilakukan di depan pengadilan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Artinya penjatuhan talak yang sah tidak hanya di lihat hanya sebatas dari dalil hadis semata, namun dilihat secara utuh perkaranya.</p> Madnur Rika Astriawati Adhitya Yuanda Putra Elan Jaelani Sidiq Azhar Dini Ratna Listanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pena Islam 2026-06-17 2026-06-17 6 1 51 62