Jurnal Elmadrasa
https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/elmadrasa
<p><strong>Jurnal Elmadrasa</strong> merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok. Jurnal ini mengkhususkan kajian manajemen Pendidikan Islam. Pengelola menyambut baik kontribusi artikel dari para ilmuwan, sarjana, professional dan peneliti untuk dipublikasikan. Seluruh artikel yang dipublikasikan merupakan pandangan dan pemikiran dari para penulisnya dan tidak mewakili jurnal ini.</p>STAI Al Qudwahid-IDJurnal ElmadrasaPERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH ASSA’ADAH KABUPATEN BOGOR
https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/elmadrasa/article/view/157
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, hambatan yang dihadapi, serta solusi yang diterapkan di Madrasah Aliyah Assa’adah Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian ini menyoroti peran krusial kepala sekolah sebagai penggerak utama peningkatan mutu pendidikan, seiring dengan standar kompetensi yang ditetapkan Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007, yang menuntut kepala sekolah memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial.</p> <p>Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta staf tata usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di MA Assa’adah mengimplementasikan lima aspek utama: peningkatan kedisiplinan, pemberian motivasi, penghargaan dan pengakuan, pembangunan suasana kekeluargaan, serta musyawarah dalam pengambilan keputusan. Gaya kepemimpinan ini memadukan instruksional, transformasional, dan partisipatif, yang terbukti efektif dalam mengatasi hambatan seperti guru dengan pekerjaan sampingan dan penguasaan materi yang belum optimal, melalui kebijakan fleksibel, pembinaan profesional, serta pelatihan. Simpulannya, kepemimpinan proaktif, adaptif, dan transformatif kepala sekolah <br>MA Assa’adah signifikan dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pembelajaran. </p>NurhadiAbdul HakimNursa’adah
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Elmadrasa
2025-12-222025-12-225219STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU (Studi Kualitatif di Sekolah Dasar Islam Terpadu IQRO Bekasi)
https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/elmadrasa/article/view/158
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi Kompetensi Guru di SD Islam Terpadu IQRO’ Bekasi. (2) Strategi Peningkatan Kompetensi Guru di SD Islam Terpadu IQRO’ Bekasi. (3) Faktor Pendukung dan Penghambat Peningkatan Kompetensi Guru di SD Islam Terpadu IQRO’ Bekasi. (4) Solusi yang sudah dilakukan dalam mengatasi hambatan peningkatan Kompetensi Guru di SD Islam Terpadu IQRO’ Bekasi. Kompetensi Guru adalah aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa sebagian guru telah memiliki standar kompetensi guru secara baik, dari segi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial maupun profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara <br />mendalam, dan dokumentasi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 Standar Kompetensi para guru di sekolah ini secara umum tergolong baik, Guru di SDIT IQRO’ mengajar dan bertugas sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing yang sudah ditentukan oleh Kepala Sekolah. Strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru adalah dengan menciptakan lingkungan dan hubungan yang positif. Strategi peningkatan kompetensi guru di SDIT IQRO’ Bekasi dirancang secara sistematis oleh kepala sekolah berdasarkan data dan kebutuhan jangka panjang. Melalui berbagai kegiatan seperti coaching, pelatihan, serta alokasi anggaran khusus, sekolah berupaya membentuk guru yang profesional dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan pendekatan ini, peningkatan kompetensi guru dilakukan secara terarah, berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan di sekolah, namun terdapat beberapa faktor penghambat seperti minimnya waktu untuk pengembangan diri, dan keterbatasan tenaga yang dimiliki oleh guru berusia lanjut. Solusi yang diterapkan pihak sekolah antara lain peningkatan pelatihan seperti di fasilitasi coaching khusus, adanya kelompok kerja guru (KKG) per jenjang, dan tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kualitas guru dan peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.</p>SobirinNana SupriyatnaFaizah Mumtaz
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Elmadrasa
2025-12-222025-12-22521029ANALISIS SWOT PENINGKATAN KUALITAS GURU (Studi Kasus di Sekolah Dasar Islam Ramah Anak Kota Depok)
https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/elmadrasa/article/view/159
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji: 1) Kekuatan yang dimiliki oleh Sekolah Dasar Islam Ramah Anak dalam meningkatkan kualitas guru; 2) Kelemahan yang dihadapi oleh Sekolah Dasar Islam Ramah Anak dalam meningkatkan kualitas guru; 3) Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Sekolah Dasar Islam Ramah Anak untuk meningkatkan kualitas guru; 4) Ancaman yang dihadapi oleh Sekolah Dasar Islam Ramah Anak dalam meningkatkan kualitas guru; dan 5) Strategi peningkatan kualitas guru yang dapat dilakukan oleh Sekolah Dasar Islam Ramah Anak berdasarkan analisis SWOT. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di SD Islam Ramah Anak Kota Depok dengan alamat Jl. Paraji No. 63 RT 04 RW 05 Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilodong Depok, Jawa Barat. Metode yang dipakai dalam mengumpulkan data adalah metode kualitatif deskriptif yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang analisis SWOT peningkatan kualitas guru di SD Islam Ramah Anak Kota Depok. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kekuatan guru SD Islam Ramah Anak Depok meliputi kompetensi profesional, sikap sabar, karakter Islami kuat, keahlian khusus, pelatihan aktif, sertifikasi, metode pembelajaran fleksibel, dan fasilitas memadai. 2) Kelemahan berupa kesulitan strategi pembelajaran terbaru, adaptasi kebijakan, pemanfaatan teknologi, penanganan siswa khusus tanpa pendamping, serta motivasi dan waktu pelatihan yang terbatas. 3) Peluang terdiri dari dukungan orang tua dan komite, kemajuan teknologi, pelatihan dan sertifikasi resmi, kerjasama lembaga, serta penguatan pendidikan karakter ramah anak. 4) Ancaman meliputi sikap puas diri dan konflik internal guru, kurang dukungan orang tua, tekanan kebijakan, pengaruh negatif teknologi, kondisi sosial dan fisik kurang mendukung, serta persaingan sekolah lain. 5) Strategi yang diterapkan mencakup keteladanan guru dengan dukungan pimpinan, penempatan sesuai kompetensi, motivasi dan apresiasi, peningkatan sarana prasarana, serta pengelolaan waktu pelatihan untuk pengembangan profesional berkelanjutan. Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan antara lain: 1) Meningkatkan pengembangan kompetensi dan profesionalisme guru melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi; 2) Memperkuat sinergi dan komunikasi antara guru, orang tua, dan komite; 3) Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan pengelolaan waktu pelatihan tanpa mengganggu proses belajar; 4) Memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan dan profesional; 5) Meningkatkan sarana prasarana, motivasi, keteladanan guru, serta mengatasi tantangan pengajaran dan faktor eksternal guna menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan.</p>RidwanRini KusmayaniMuta'aaliy
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Elmadrasa
2025-12-222025-12-22523047KOMPETENSI PROFESIONAL GURU (Studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Sirojul Huda Bogor)
https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/elmadrasa/article/view/161
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madraah Ibtidaiyah Sirojul Huda, Bogor. dengan fokus pada dimensi profesionalisme. Kompetensi profesional guru menjadi elemen krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun sering terkendala oleh kurangnya pengembangan berkelanjutan dan tuntutan konteks pendidikan modern.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap guru-guru PAI di Madrasah tersebut, observasi partisipan di kelas, serta analisis dokumen terkait seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan catatan refleksi guru. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.</p> <p>Hasil penelitian mengungkap bahwa guru memiliki kompetensi profesional yang relatif kuat dalam perencanaan pembelajaran. tetapi masih menghadapi tantangan pada kurangnya ruang kelas yang emngakibatkan kelas dipakai secara bergantian. Hal ini menimbulkan masalah kurangnya waktu belajar siswa.</p> <p>Tantangan ini berpotensi meningkatnya kebutuhan pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan orang tua siswa. Faktor pendukung utama adalah motivasi intrinsik guru. Sementara penghambatnya meliputi beban administratif dan minimnya pelatihan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program mentoring dan komunitas belajar guru untuk meningkatkan kompetensi profesional secara berkelanjutan. Serta peningkatan kompensasi bagi para guru. </p>Wahyu Bhekti PrasojoKholid Anwar HidayatSiti opiah Nasriah
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Elmadrasa
2025-12-222025-12-22523047EVALUASI PROGRAM MODEL CIPP PADA PROGRAM MAJELIS TADABBUR INTERAKTIF AL-QUR’AN (MATRIQ) DI SMA IT AL QUDWAH DEPOK
https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/elmadrasa/article/view/162
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Majelis Tadabbur Interaktif Al-Qur’an (MATRIQ) dengan pendekatan model CIPP (Contex, Input, Process, Product) di SMA IT Al Qudwah Depok. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus evaluati. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti diantaranya wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menjawab tujuan dari penelitian. Wawancara dilakukan kepada ketua yayasan, kepala sekolah, musyrif musyrifah, dan beberapa santri laki-laki dan perempuan.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan: Evaluasi pada aspek konteks menunjukkan bahwa program ini dirancang sebagai respon terhadap kebutuhan pendidikan yang menyelaraskan aspek akademik dan spiritual, dengan fokus pada rekonstruksi ilmu berbasis Al-Qur’an melalui tadabbur, riset, dan literasi. Lingkungan pembelajaran yang diusung sekolah sebagai life school turut memperkuat pembentukan karakter dan kesadaran Qur’ani siswa. Pada aspek input, program memiliki kesiapan yang baik secara sumber daya manusia dan fasilitas luring maupun daring, walau belum dilengkapi SOP tertulis. Strategi penyampaian materi yang mengikuti urutan turunnya surat dinilai efektif dan kontekstual. Aspek proses menunjukkan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai jadwal dengan interaktivitas yang aktif dan pemanfaatan sumber daya secara efisien; evaluasi internal dilakukan secara berkala sebagai bagian dari kontrol mutu, meskipun efektivitas waktu pada sesi akhir perlu diperhatikan agar durasi kegiatan tetap optimal. Dari aspek produk, program memberikan dampak positif terhadap pemahaman, refleksi diri, serta kemampuan literasi dan komunikasi siswa, bahkan sebagian peserta menunjukkan internalisasi nilai tadabbur dalam perilaku sehari-hari. Secara keseluruhan, program MATRIQ dinilai berhasil memenuhi tujuan pembelajaran dan sesuai dengan visi institusi, serta berpotensi direplikasi di lembaga lain dengan penyesuaian kontekstual.</p>NurhadiMasfarwati MuslimHasyifa Wiandita
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Elmadrasa
2025-12-222025-12-22527092