ANALISIS SWOT PEMASARAN SEKOLAH ISLAM (Studi Kasus Sekolah Dasar Islam Terpadu Fitrah Insani Kedamaian Bandar Lampung)

Penulis

  • Sobirin STAI AL-QUDWAH DEPOK
  • Sofiya Qotrunnada STAI AL-QUDWAH DEPOK
  • Ihsan Isnaeni STAI AL-QUDWAH DEPOK

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji: 1) Kekuatan pemasaran sekolah Islam di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung; 2) Kelemahan pemasaran sekolah Islam di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung; 3) Peluang pemasaran sekolah Islam di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung; 4) Ancaman pemasaran sekolah Islam di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung; dan 5) Strategi pemasaran sekolah Islam di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung dengan alamat Gg. Adipura, Kedamaian, Kec. Kedamaian, Kota Bandar Lampung. Metode yang dipakai dalam mengumpulkan data adalah metode kualitatif deskriptif yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang analisis SWOT pemasaran sekolah islam di SDIT Fitrah Insani Kedamaian, Bandar Lampung. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kekuatan pemasaran SDIT Fitrah Insani meliputi kualitas pendidikan yang baik, kepercayaan masyarakat yang tinggi, program unggulan (Qur'an, bina pribadi Islam), serta peran teladan tenaga pendidik dan program sosial kemasyarakatan. 2) Kelemahan atau kendala yang dihadapi antara lain persepsi masyarakat terhadap biaya pendidikan yang tinggi, keterbatasan sarana dan prasarana, lokasi sekolah yang kurang strategis, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang keunggulan program sekolah dan promosi yang belum tersebar luas. 3) Peluang yang dapat dimanfaatkan mencakup program unggulan seperti tahfidz dan tahsin, serta pemanfaatan media sosial dan kegiatan berbasis komunitas. 4) Ancaman yang perlu diwaspadai adalah persaingan ketat dengan banyak sekolah Islam terpadu lain yang bermunculan serta dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berubah. 5) Solusi yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengatasi hambatan dalam strategi pemasaran adalah meningkatkan kualitas program, memanfaatkan media sosial, menjalin kemitraan, meningkatkan sarana prasarana, meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan, dan memberikan kebijakan keringanan biaya.

Beberapa rekomendasi yang bisa diberikan peneliti di antaranya: 1) Hendaknya meningkatkan dan mempertahankan kualitas program unggulan serta inovasi yang berdampak positif pada peserta didik; 2) Hendaknya meng-upgrade kompetensi guru dan staf melalui pelatihan berkelanjutan serta penyediaan fasilitas belajar yang memadai untuk mendukung inovasi dan kualitas pendidikan; 3) Hendaknya secara aktif melakukan promosi yang lebih luas dan strategis, termasuk mengkomunikasikan keunggulan program JSIT, untuk mengatasi keterbatasan pemahaman masyarakat dan memperluas jangkauan pemasaran.

Unduhan

Diterbitkan

17-06-2026