MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA (Studi kasus di Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Auladi Depok)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen kurikulum merdeka di Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Auladi Depok. Penelitian ini telah di laksanakan dengan menggunakan Metode Kualitatif deskriptif. Penelitian yang menjelaskan berupa kata tertulis atau lisan dari narasumber yang dapat diamati. Peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi untuk menjawab tujuan dari penelitian. Wawancara telah dilakukan kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, dan guru-guru.
Penelitian ini menemukan hasil dari pengumpulan data secara wawancara, dokumentasi dan observasi yang sudah dilakukan. Di SDIT Bina Auladi Depok bahwa manajemen kurikulum merdeka di sekolah sudah diterapkan sejak tahun ajaran 2023/2024 dengan cara bertahap dan untuk sekarang ini sudah terlaksana di semua kelas kecuali kelas tiga dan enam. Saran yang bisa diberikan (1) Hendaknya manajemen kurikulum merdeka di SDIT Bina Auladi Depok sudah di terapkan oleh semua kelas. (2) Hendaknya hambatan manajemen kurikulum merdeka di SDIT Bina Auladi dapat memulai keterbukaan terhadap pendekatan baru dalam menarik dan mempertahankan guru, menambahkan internet dan meningkatkan kemampuan guru dalam memahami mengenai manajemen kurikulum merdeka. (3) Hendaknya solusi yang di lakukan dalam mengatasi hambatan manajemen kurikulum merdeka dengan cara memiliki penasihat atau pengamat atau tim yang benar-benar memahami dan menguasai terkait manajemen kurikulum.


