Jurnal Al Muqtashid https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/almuqtashid <p><strong>Jurnal Al-Muqtashid</strong> merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam al-Qudwah Depok. Jurnal ini mengkhususkan kajian hukum ekonomi syari’ah. Pengelola menyambut baik kontribusi artikel dari para ilmuwan, sarjana, professional dan peneliti untuk dipublikasikan. Seluruh artikel yang dipublikasikan merupakan pandangan dan pemikiran dari para penulisnya dan tidak mewakili jurnal ini.</p> STAI Al Qudwah id-ID Jurnal Al Muqtashid 2777-0133 PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP JUAL BELI ONLINE (Studi Kasus di Desa Piasan Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau) https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/almuqtashid/article/view/150 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman masyarakat Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, terhadap jual beli online. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai instrumen utama pengumpulan data. Informan yang terlibat dalam penelitian ini dipilih secara purposif, terdiri dari berbagai latar belakang demografis yang aktif bertransaksi secara online.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat Desa Piasan terhadap jual beli online bervariasi, tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat literasi digital, pengalaman pribadi dalam menggunakan platform e-commerce, dan akses terhadap informasi terkait keamanan transaksi. Beberapa informan menunjukkan pemahaman yang baik mengenai proses jual beli online, termasuk pengetahuan tentang platform yang aman dan kebijakan pengembalian barang. Namun, ada juga yang masih merasa khawatir mengenai keamanan data pribadi dan potensi penipuan.</p> <p>Penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang dihadapi masyarakat dalam beradaptasi dengan jual beli online, seperti konektivitas internet yang terbatas dan kurangnya edukasi mengenai teknologi digital. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya potensi besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil melalui platform online, asalkan didukung oleh pelatihan dan peningkatan literasi digital. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun masyarakat Desa Piasan sudah mulai memahami dan memanfaatkan jual beli online, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman mereka, terutama dalam hal keamanan dan literasi digital. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi digital di daerah pedesaan.</p> Kusnan Imran Madnur Muhammad Iqbal Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Al Muqtashid 2025-12-22 2025-12-22 5 2 1 17 IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH (Studi Kasus di KSPPS BMT Huwaiza Depok) https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/almuqtashid/article/view/152 <p>This study aims to determine the implementation of Murabahah contracts at KSPPS BMT Huwaiza Depok, particularly regarding aspects of knowledge and practice of contracts, transparency and trust, as well as financing service quality.</p> <p>This research uses a qualitative research method with a descriptive approach to understand the implementation of Murabahah contracts at KSPPS BMT Huwaiza. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Observations were made to directly observe the implementation of Murabahah contracts, while interviews were conducted with the management of KSPPS BMT Huwaiza.</p> <p>The results of this study indicate that KSPPS BMT Huwaiza has implemented an understanding and practice of Murabahah contracts in accordance with the provisions of Fiqh law established by Islamic scholars. The implementation of the contract prioritizes the principles of transparency and clarity (bayyinah). KSPPS BMT provides systematic explanations tailored to the capabilities of each member, so that customers can fully understand the structure of their payment obligations. Similarly, regarding the quality of financing services, KSPPS BMT has an effective approach to ensuring service quality and maintaining member trust, through services that focus on speed, friendliness, and comfort, as well as education and diversification of financing products.</p> Sigit Suhandoyo Rangga Ananta Bhakti Muhammad Usamah Muhammad Abdul Karim Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Al Muqtashid 2025-12-22 2025-12-22 5 2 18 30 TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENENTUAN MAHAR PERNIKAHAN ADAT ACEH (Studi Kasus Desa Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan) https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/almuqtashid/article/view/151 <p>Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penentuan Mahar Pernikahan Adat Aceh (Studi Kasus Desa Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan). Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Sekolah Tinggi Agama Islam Al Qudwah Depok. 2024.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan mahar dalam pernikahan adat Aceh berdasarkan tinjauan hukum Islam. Mahar, sebagai salah satu syarat sah pernikahan, memiliki makna penting dalam konteks agama dan budaya. Dalam adat Aceh, mahar sering kali ditentukan dengan mempertimbangkan nilai sosial, ekonomi, dan tradisi lokal. Namun, sering muncul perdebatan mengenai kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip-prinsip syariat Islam yang menekankan kemudahan dan tidak memberatkan pihak manapun.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan agama, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam adat Aceh, mahar memiliki nilai simbolis yang mencerminkan penghormatan terhadap mempelai perempuan dan keluarganya. Namun, dalam beberapa kasus, penentuan mahar yang terlalu tinggi berpotensi memberatkan pihak mempelai laki-laki dan bertentangan dengan prinsip kesederhanaan dalam Islam.</p> <p>Penelitian ini menemukan bahwa penentuan mahar dalam adat Aceh dapat diselaraskan dengan hukum Islam apabila dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip keadilan, kesepakatan, dan kemampuan masing-masing pihak. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya edukasi masyarakat terkait konsep mahar dalam Islam dan dialog antara tokoh adat dan agama untuk mengharmonisasikan nilai budaya dengan syariat.</p> Hidayatur Rahman Laelah Purnamasari Munawar Khalil Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Al Muqtashid 2025-12-22 2025-12-22 5 2 18 30 ETIKA PERDAGANGAN (Studi Tafsir Tematik atas Surah Fāṭir Ayat 29, Aṣ-Ṣaff Ayat 10, Al-Jumu‘ah Ayat 10, dan Ṣād Ayat 24) https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/almuqtashid/article/view/153 <p>Trade constitutes a fundamental aspect of mu‘āmalah (socio-economic transactions) in Islam and is addressed explicitly in the Qur’anic text. This study seeks to examine the ethical foundations of trade by analyzing four selected verses that pertain to commercial transactions from an Islamic perspective: Sūrat Fāṭir [35]:29, Aṣ-Ṣaff [61]:10, Al-Jumu‘ah [62]:10, and Ṣād [38]:24. Employing a thematic exegesis (tafsīr maudhū‘ī) methodology, the research draws upon both classical and contemporary tafsir literature to uncover the normative and moral dimensions embedded within these texts. The findings demonstrate that the Qur’an conceptualizes trade as an act integrated with worship, grounded in the values of integrity, the avoidance of exploitation, and the harmonization of spiritual and material priorities. These ethical principles offer significant insight into the formation of a just and sustainable Islamic economic system in contemporary contexts. Moreover, the study underscores the necessity of aligning modern business practices with divine principles to ensure that economic endeavors adhere to the overarching objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharī‘ah).</p> Abdul Manaf Panjaitan Amir Hamzah Nandar Sunandar Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Al Muqtashid 2025-12-22 2025-12-22 5 2 50 62 PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG ZAKAT PROFESI (Studi Kasus Di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam) https://jurnal.staiq.ac.id/index.php/almuqtashid/article/view/156 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang Zakat Profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, studi lapangan, dan<br>wawancara. Wawancara dilakukan kepada Masyarakat Kelurahan Tembesi.</p> <p>Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa pemahaman masyarakat tentang zakat profesi di Kelurahan Tembesi Kecamaan Sagulung Kota Batam masih sangat kurang, kebanyakan mereka hanya tahu zakat fitrah saja sedangkan zakat profesi mulai dari nishabnya, kadarnya, dan kapan dikeluarkannya belum banyak yang tahu.</p> <p>Faktor-Faktor yang menghambat pemahaman masyarakat Kelurahan Tembesi Kecamaan Sagulung Kota Batam tentang zakat profesi diantaranya adalah, Rendahnya pendidikan agama yang mengakibatkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang zakat profesi dan kurangnya peran tokoh masyarakat dalam kegiatan penyuluhan atau sosialisasi mengenai zakat profesi.</p> <p>Upaya-upaya yang harus dilakukan agar pemahaman masyarakat terhadap kewajiban zakat bisa tercapai melalui pelaksanaan pada pembinaan para muzakki dan mustahiq perlu adanya kerjasama yang baik antara semua pihak terkait&nbsp; diantaranya aparat kelurahan dan kecamatan, para alim ulama, serta para penyuluh&nbsp; agama Islam.</p> Deni Saputra Ahmad Masykur Susilo Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Al Muqtashid 2025-12-22 2025-12-22 5 2 63 72