PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP JUAL BELI ONLINE (Studi Kasus di Desa Piasan Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman masyarakat Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, terhadap jual beli online. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai instrumen utama pengumpulan data. Informan yang terlibat dalam penelitian ini dipilih secara purposif, terdiri dari berbagai latar belakang demografis yang aktif bertransaksi secara online.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat Desa Piasan terhadap jual beli online bervariasi, tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat literasi digital, pengalaman pribadi dalam menggunakan platform e-commerce, dan akses terhadap informasi terkait keamanan transaksi. Beberapa informan menunjukkan pemahaman yang baik mengenai proses jual beli online, termasuk pengetahuan tentang platform yang aman dan kebijakan pengembalian barang. Namun, ada juga yang masih merasa khawatir mengenai keamanan data pribadi dan potensi penipuan.
Penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang dihadapi masyarakat dalam beradaptasi dengan jual beli online, seperti konektivitas internet yang terbatas dan kurangnya edukasi mengenai teknologi digital. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya potensi besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil melalui platform online, asalkan didukung oleh pelatihan dan peningkatan literasi digital. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun masyarakat Desa Piasan sudah mulai memahami dan memanfaatkan jual beli online, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman mereka, terutama dalam hal keamanan dan literasi digital. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi digital di daerah pedesaan.


